Minggu, 21 September 2014

BAB I TEKS HASIL OBSERVASI



Tema: Cinta Lingkungan Hidup
Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan memiliki hubungan timbal balik. Lingkungan hidup ini mencakupi benda hidup, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan benda mati, seperti tanah, air, api, batu, dan udara.  Lingkungan hidup yang terpelihara dengan baik berdampak baik bagi kehidupan makhluk hidup. Segala yang ada di alam saling berhubungan. Lingkungan hidup di sekitar kita merupakan kekayaan yang harus dipelihara dan dilestarikan.

Mengenali dan Memahami Teks Hasil Observasi

ini ditampilkan teks laporan hasil observasi yang harus kamu pelajari.
Cinta Lingkungan
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik. Lingkungan hidup ini mencakupi benda hidup dan benda mati. Benda hidup perlu makanan dan berkembang biak seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati antara lain tanah, air, api, batu, dan udara. Jika terpelihara dengan baik, lingkungan hidup itu dapat menciptakan masyarakat yang sehat, aman, tenteram, lahir dan batin.
Indonesia merupakan paru-paru dunia kedua. Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat tumbuh-tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung cendrawasih, orang utan, dan komodo.
Ekosistem di Indonesia yang masih terjaga, salah satunya, adalah kawasan  Gunung Kidul. Di daerah itu sungai di bawah tanah airnya melimpah. Di gua dan sekitar sungai  masih dihuni segerombolan kelelawar dan fitoplankton. Fitoplankton itu menjadi makanan  ikan sehingga ikan berkembang biak dengan baik. Hewan-hewan melata atau reptil, seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. Burung-burung kecil berkicau, musang berlari-larian, ayam berkokok, dan berbagai serangga hidup saling pengaruh.
Alam yang indah ini harus dicintai, dijaga, dan dilestarikan. Kecintaan pada alam itu harus selalu kita tumbuhkan kepada seluruh warga Indonesia. Selain itu, rasa cinta itu juga harus terus ditanamkan agar alam Indonesia tetap menjadi paru-paru dunia yang bermanfaat bagi kehidupan seluruh makhluk yang hidup dari masa ke masa.
Diolah dari sumber “Lingkungan Hidup” Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan   Lingkungan Hidup, 27 April 2012

Untuk mengetahui pemahaman kamu tentang teks model itu, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1.     Apakah yang disebut dengan lingkungan hidup?
2.     Unsur apa sajakah yang ada di dalam lingkungan hidup?
3.     Apa saja yang tergolong dalam kedua unsur dalam lingkungan hidup?
4.     Bagaimanakah cara menjaga lingkungan hidup?
5.     Bagaimanakah ciri ekosistem yang terjaga?
6.     Manfaat apakah yang diperoleh dari  alam yang terpelihara?
7.     Apa salah satu ekosistem Indonesia yang masih terjaga?
8.     Apakah inti paragraf satu?
9.     Pada paragraf ke berapa deskripsi lingkungan hidup dinyatakan?
10.   Apa yang disampaikan penulis pada paragraf terakhir?

Pembahasan:
1.     Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik.
2.    Unsur yang terdapat dalam lingkungan hidup ini mencakupi benda hidup dan benda mati.
3.    Benda hidup perlu makanan dan berkembang biak seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati antara lain tanah, air, api, batu, dan udara.
4.    Menjaga lingkungan hidup dilakukan dengan cara tidak merusak lingkungan hidup, juga merawat dan melestarikannya.
5.    Ciri ekosistem yang terjaga adalah banyak tumbuh-tumbuhan yang tumbuh subur, manudia dan hewan dapat hidup dan berkembang biak dengan baik.
6.    Manfaat yang diperoleh dari alam yang terpelihara adalah manusia dapat hidup dengan tentram, tumbuh-tunbuhan dapat tumbuh dengan subur, dan hewan-hewan tidak punah.
7.    Salah satu ekosisrem Indonesia yang masih terjaga adalah kawasan Gunung Kidul. Di daerah itu sungai di bawah tanah airnya melimpah. Di gua dan sekitar sungai  masih dihuni segerombolan kelelawar dan fitoplankton. Fitoplankton itu menjadi makanan  ikan sehingga ikan berkembang biak dengan baik. Hewan-hewan melata atau reptil, seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. Burung-burung kecil berkicau, musang berlari-larian, ayam berkokok, dan berbagai serangga hidup saling pengaruh.
8.    Inti paragraf satu menjelaskan tentang pengertin lingkungan hidup dan jenisnya.
9.    Deskripsi lingkungan hidup dijelaskan pada paragraf kedua dan ketiga.
10.  Penulis menjelaskan tentang manfaat lingkungan hidup pada paragraf terakhir.

Struktur Isi Teks Observasi

Pada bagian ini kita akan mempelajari struktur laporan hasil observasi. Struktur tersebut adalah unsur-unsur dalam laporan hasil observasi yang terdiri atas:
1)     definisi umum yang menjadi pembukaan,
2)    deskripsi bagian yang menjadi isi, dan
3)    deskripsi manfaat yang menjadi bagian penutup.

Definisi Umum:
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik. Lingkungan hidup ini mencakupi benda hidup dan benda mati. Benda hidup perlu makanan dan berkembang biak seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati antara lain tanah, air, api, batu, dan udara. Jika terpelihara dengan baik, lingkungan hidup itu dapat menciptakan masyarakat yang sehat, aman, tenteram, lahir dan batin.

Deskripsi Bagian:
Indonesia merupakan paru-paru dunia kedua. Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung cendrawasih, orang utan, dan komodo.

Deskripsi Manfaat:
Alam yang indah ini harus dicintai, dijaga, dan dilestarikan. Kecintaan pada alam itu harus selalu kita tumbuhkan kepada seluruh warga Indonesia. Selain itu, rasa cinta itu juga harus terus ditanamkan agar alam Indonesia tetap menjadi paru-paru dunia yang bermanfaat bagi kehidupan seluruh makhluk yang hidup dari masa ke masa.

Unsur Kebahasaan Teks Observasi
1.     Rujukan kata
Rujukan kata yaitu satu kata merujuk pada kata lain yang memperlihatkan keterkaitan.
Rujukan kata berhubungan dengan kata ganti (kata ganti orang, kepunyaan, dan penunjuk)
Contoh:
·         Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung cendrawasih, orang utan, dan komodo.
Penjelasan:
Kata di negara ini merujuk pada kata Indonesia. Kata Indonesia merupakan kata yang dirujuk.
·         Pada tanggal 17 Februari 2013, Jakarta mengalami banjir besar. Di kota ini banyak rumah yang terendam air hingga satu setengah meter.
Penjelasan:
Perhatikan kata Jakarta dan di kota ini.  Kedua kata itu saling berhubungan. Kata di kota ini merujuk pada kata Jakarta. Selain kata ini, kata yang sering dipakai untuk rujukan adalah itu dan di sini. Keterkaitan dua kata yang menjadi contoh itu sangat penting untuk menjaga keutuhan dan kepaduan teks.
2.    Kelompok kata (frasa)
Contoh kelompok kata:
1)     benda + mati = benda mati
2)    makhluk + hidup = makhluk hidup
3)    lingkungan + hidup =lingkungan hidup
3.    Kata berimbuhan
·         Kata berimbuhan adalah kata dasar yang mendapat awalan (prefiks), akhiran (sufiks), dan sisipan (infiks).
·         Contoh:
Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung cendrawasih, orang utan, dan komodo.
Contoh kata-kata berimbuhan:
memiliki (milik), memberikan (beri), terdapat (dapat), tumbuhan (tumbuh)
4.    Hata hubung (Konjungsi)
a.   Kata hubung (konjungsi) adalah kata yang digunakan sebagai penghubung antar kata, frasa, klausa, atau kalimat.
b.   Fungsi kata hubung (konjungsi), sebagai berikut:
1)     Konjungsi yang berfungsi sebagai penghubung satu kata dengan kata lainnya dalam satu kalimat.
2)    Konjungsi yang berfungsi sebagai penghubung satu kalimat dengan kalimat lainnya.
Berdasarkan fungsinya, konjungsi dibagi menjadi dua:
1)     Konjungsi Intrakalimat:
Konjungsi intrakalimat yaitu konjungsi yang digunakan dalam satu kalimat.
·         Contoh: dan, juga (bermakna penambahan), atau (bermakna pilihan), tetapi (bermakna ), karena, sehingga (bermakna sebab-akibat), lalu, kemudian (bermakna kelanjutan).
Contoh konjungsi intrakalimat yang terdapat dalah teks deskripsi Yari Saman yaitu:
·         Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik.
·         Sinta tidak hadir ke sekolah karena sakit.
·         Bunga Mawar Desy selalu dirawat dengan baik sehingga tumbuh dengan subur.
Kalimat di atas menggunakan kata hubung (konjungsi) intra kalimat  dan” yang bermakna penambahan, “sehingga”, “karena” yang bermakna sebab-akibat.
2)    Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi antarkalimat yaitu konjungsi yang dugunakan untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya.
Contoh: meskipun demikian, dengan demikian, oleh sebab itu, oleh karena itu, akhirnya, selanjutnya, lalu, kemudian.
5.    Kata baku
No.        Kata Baku                                                    Kata Tidak Baku
1.               kreatif                                                                          kreatip
2.              sistem                                                                           sistim


                                            

3 komentar: